Pages

Showing posts with label kumpulan puisi. Show all posts
Showing posts with label kumpulan puisi. Show all posts

Thursday, July 7, 2011

Over the Moon

I know I can’t reach you in all over the moon
And your shortest feeling
Still have the longest place in my heart

Wednesday, April 20, 2011

Ketika Benci

Pasti seperti di tampar 3x
yang Mengenai ke hati membusuk di pipi
Satu karna telah mengikiskan harapanku
Satu karna kau jiwa kelamku
Satu karna tidak merindukanku

Ucapan itu pasti tajam
Melubangi benak dan melintir di telinga
Ku maki lebar untuk mengambilnya kembali
Ku maki tinggi karena kau tidak pernah meneduhkanku

Aku benci kejujuranmu
Saat tak mampu mempertahankanku
Hingga tak ingin membayangkan indahmu
Hingga tak sanggup memahami dinginmu

bekas Tamparan itu akan cepat hilang
Walau sempat mengena di hati memerah di pipi

Monday, April 18, 2011

Tangan penyesalan



Maafkan,
aku hanya punya sekotak ungkapan
dan sekoper penyesalan
Mungkin cukup aku mengantarmu
Saat dingin bertiup ditelingamu

Maafkan,
aku hanya aeutas benang
Yang jatuh di tumpahan tinta
Takdapat kuwarnai lembaranmu
Hanya mengotori kisah putihmu

Maarfkan,
aku ingin sekali menjadi sinar menerangimu
Tapi aku miskin sumbu
Hingga gelap menutupi ronamu

Tuesday, April 12, 2011

Walau

Boleh tidak aku menculikmu sehariii saja?
Aku ingin membawamu ke atapnya asa
Setidaknya kau tahu
Mengapa aku ingin sekali menaungimu

Boleh tidak aku memelukmu sekaliii saja?
Akuingin mendengar suara hatiku yang hampa
setidaknya kau pahami
Mengapa ku selalu terdiam bila di hadapanmu

Boleh tidak aku menggenggam tanganmu sebentaaaaar saja?
Aku ingin kau meleburkan beku telapak ini
Setidaknya kau mengerti
mengapa ku selalu dingin bila disampingmu

Boleh tidak aku mengusap keningmu sebentarrr saja?
Aku ingin merekam dan menyimpan pesonamu
Setidaknya kau sadari
mengapa ku tetap mencintaimu walau kau selalu mengacuhkanku

Monday, April 11, 2011

Salah Paham

Dua kata yang mudah di kata
Tapi sakit di rasa
jadi jangan di pelihara
Maka hentikanlah dengan canda

penulis : arya dr buku sabda pembuka rahasia alam raya

Yang benar saja ...

Bisa tidak kau lepaskan kata "harus"
Untuk aneka hal dari kamus hidupmu?
Bukakankah hidup lebih indah jika kita saling kompromi
Karena rasa yang seharusnya kita ciptakan adalah ikatan bukan terikat

Pencuri Malam

Sambil mengamati tidur malam mu
Aku berjaga menunggumu bangun
Disisi kasur mu atau hanya di depan pintu

Tadi malam,
Apa kau merasakanku?

Regret

Lukisan mozaik malam ini
Bernilai indah dan saru
Remangnya kuning lampu
Tegak menjala langkahku
Hanya berat yang menghapus arahku
Terburu lelah akupun menyerah
Bekal habis
Hati terkikis
Hanya sesal yang memukul ego
Saat aku memilih pergi
Aku mendapat sepi
Andai aku mampu untuk tak menangis
Tapi aku tak sanggup kembali
Saat damai tak berarti di hati
Jiwa ini tak punya peta
Aku harus ke mana?

EARTH

Bumi ini kecil sayang
Di bandingkan dengan jutaan bintang
Udara disini penuh aromamu
Seperti rangkaian molekul nakal yang berterbangan
Dan fragma sentuhan suara alam
Bumi ini hanya tanah berasap sayang
Mengeruhkan warna paru-parumu
Ingin melangkahpun harus menentu
Karena panaspun sulit ‘tuk kau jaring
Batupun menjadi beling
Bumi ini renta sayang
Jika kau sambung kerangka nadinya
Tapi untuk senyum tulus dari hati
Bumi ini cukup sederhana
Dia berputar menggilir langkahmu
Sambil menahan lapisan manis yang dikeruk
Bumi ini sakit sayang
Tak sanggup untuk menahan panas lagi
Terlalu rapuh untuk menahan hujan
Terlalu bodoh untuk terus menopang

About You

Yang ku isi sekarang adalah tentang mu
Tentang keajaiban di matamu
Juga tentang sudut keegoisanmu

Aku lelah untuk bertanya
Apa aku terlalu payah untuk kau pikirkan
Dan terlalu lemah untuk kau sandarkan?
Sedangkan hatimu mengakui sungguh menyayangiku
Dan sungguh takut kehilangan

Yang aku isi sekarang adalah tentangmu
Tentang kehangatan di matamu
Juga tentang sudut keangkuhanmu

Langit

Tujuh keyakinan tentang Langit di mataku
Jauh, biru, megah, luas, damai, kebebasan
dan wajah seseorang di sana

Sayang,
Untuk berpijak bumi masih sama
Terlalu tua dan menderita
Untuk menggali mimpipun tanahnya telah kering

Sehingga aku akan lari
dan melempar bekal ke awan
Disana aku menyentuh hujan yang banyak
dan mendekati bintang

Tapi saat mulai berpijak, selalu saja terjatuh
Untuk bermimpi, terlalu jauh
Aku jadi ingin kembali
Langit pun hanya sanggup ku pandangi

Tujuh keyakinan tentang Langit di mataku
Megah , jauh, biru, panas, semu, sepi
dan wajah seseorang di sana

Sunday, April 10, 2011




         Seperti ini aku mencintaimu

                   Seperti ini aku mencintaimu

    Seperti ini aku mencintaimu

                             Seperti ini aku mencintaimu

            Ya Seperti ini aku mencintaimu  



            

Mulai

Mulailah dengan senyuman
Bila malu pandanglah langit
Bila Malu pandanglah sepatu
Bila malu pandanglah bibirku

Karena telah terlalu lama tertawa
Aku diam jika kau menunjuk hidungku
Aku diam jika kau membanting tanganku
Aku diam jika kau mengacak poniku

Mualilah dengan suara
Walau hanya detak jantung
walau hanya dengan keluhan nafas
Walau hanya detik jam

Karena sudah terlalu sepi hati
Aku benci untuk berteriak
Benci tabuhan rindu yang selalu memanggil
Benci membenturkan dinding dengan pikiranku

Mulailah dengan sebuah kata
Bisa dimulai dengan maaf, kura kura, cuaca, atau tentang kemarin dan hari ini
Mungkin sambil menangis
Mungkin sambil membuang muka
Mungkin dengan tertawa geli

mulailah dengan apapun
Tengahi dengan "cinta"
Akhiri dengan memelukku

(february 2004)

Suka sebel gak sih sama orang yang kita tahu dia suka sama kita tapi kok kayaknya belum mau ngutarain perasaannya?!!!

Broken

Di sudut kepala ini
Ada satu ruang yang rapuh dan rusak
Bersarang dan tua
Hanya gelap dan terlalu sunyi
Yang membuatku tertawa mengiba
Karena rasa itu telah lama mengungsi
Sejak putaran angin merusak ladang mimpiku
Kini hatiku kosong tanpa nyanyian
Dan aku lupa dulu hati ini terisi oleh apa

Mereka selalu berlalu dan berlalu
Walau hanya singgah beberapa waktu
Tapi sudah mematahkan tiap pondasi hati
Mereka mendobrak pintu dan melewati jendela
Entahlah,
Mungkin mereka orang gila
Yang mengaku emmbawa cinta
Sungguhkah engkau seperti mereka?

(2004) 

107.7

Break up the silence
When smile is the one of difficult thing to do
i lose my self in music
and keep wondering
When will someone pick me?

One song and another song played on
Irish, this love, sidewalk
From audy till saint loco
Whatever it wishes

This,
Sometimes make me stop to laugh
Lets me start to bore
Wish you were here and pick me

(february 2006)
-----

jadi inget waktu masih di radio Kampus (Radio mercu Buana) dengerin musik dan nge'dejay" musik adalah aktivitas yang sangat menyenangkan. n kadang bikin  bete juga sih, jadi gue berharap saat itu ada orang yang ngajak gue jalan. huhuhu