Pages

Thursday, July 14, 2011

kesalahan interview hari ini

entah kenapa di akhir dari hari ini gue pengen banget menulis apa yang gue alami tadi pagi. sehari sebelumnya gue mendapat panggilan interview disalah satu majalah lifestyle remaja. kebetulan lokasiny ada di daerah deket RS permata hijau.

bagian enggak ngenakin udah gue mulai sejak gue sampai di area itu. seperti biasa setelah maping alamat, dengan pedenya gue melenggang dengan motor gue ke area yang dituju. dan wow ... butuh waktu satu jam buat menemukan alamatnya. setelah muter2 gue menghubungin kantor yang akan menginterview gue. dan gue baru tau katanya kira2 arah gue salah sejauh 2km. oke, pada akhirnya gue mengikuti petunjuknya dan "patokan" yang di kasih mereka. Oh my God lg2 gue ngk menemukan. mereka bilang dekat alfa mart "..." gue sudah mencari nomor dari alamat itu. enggak ketemu dong. trus gue telepon lagi dan bilang aja klo gue dah melewati 3 alfa mart (dlm jarak stgh km) tp gue belum nemuin. gue juga udah nanya 2 orang di warung sekitar dan masih membingungkan gue. mereka menyebutnya alfamart bla bla bla tapi memang alfamart bla bla bla itu nggk ada, adanya alfa mart dengan nama yg berbeda.

dan bingo !!!! ketemu juga akhirnyaaaaa. jadi tadi gue menelpon hampir persis didepan kantornya. saat gue telpon ke kantor itu gue nanya "pak saya melihat gedung nomor sekian, apa itu disampingnya?" mereka bilang "oo enggak tau, nomor disini ngacak" padahal memang disampingnyaaaa (pengen nangis karna kesel rasanya).
gue mengenali gedung itu setelah memperhatikan dari arah sebelah kanan gedung itu karena nomor gedung itu menghadap ke kanan dan itu hanya tulisan yang seperti hanya dicat biasa. gedung itu juga gak ada plank nama atau apapun. "did they sell drugs?" wufff. "but heyyy, i think barbershop can do better display than that, apa yang terjadi dengan pencitraan dan brainstorming" gak tau deh sekarang kok banayk perusahaan yang gak fokus ke "place" padahal place itu bisa di jual juga lhooo

Akhirnya masuk juga gue kegedung tanpa nama itu. lebih mirip ruko spertinya. disitu sudah ada 3 orang yang duduk menunggu interview. akhirnya sampe pada giliran gue untuk dipanggil dan menemui HRD nya sepertinya. cewe berbadan kecil dengan kursi yang besar dan settingan bangku yang tinggi membuat gue sedikit merasa canggung. apalagi kursi tempat gue duduk sepertinya lebih rendah darinya. i feel smaller than she is.

dia menanyakan kuliah bagaimana pendidikan gue, dan pengalaman gue (masih standarlah), lalu dia nanya, memangnya "apa yang kamu tahu ttg copy writing di majalah?" upsss salah gue nggk mempersiapkan jawaban untuk pertanyaan itu. gue menjelaskan "background saya script writer/ copy writer di radio dan sedikit di sebuah katalog fashion, saya tahu bgaiamnaa copywriter di advertising tp kalau untuk majalah saya belum ada gambaran, tapi mungkin tidak beda jauh, mungkin kalau dimajalah membuat headcopy atau title" karna yang dipikiran gue karena gue bener2 nggk ngerti struktiur orgnsasi di media cetak apalagi majalah seperti apa. reaksi yang tak terduga yang seharusnya sudah gue duga keluar dari mulut cewe berbadan imut dan galak itu "kamu melamar disini tapi kamu nggk ada bayangan copy writer di majalah ini seperti apa?" gue jawab dengan ragu "iyaa" sambil mikir apa gue mengacau? apa penjelasan gue nggk wajar, atau dia nggk ngerti penjelasan gue. salah gue memang gak mencari tau seperti apa copy writer di majalah itu . gue tahu copy writer seperti apa, tapi gue nggk tau kebutuhan copywriter di majalah itu seperti apa.  dan akhirnya interview itu berlangsung tidaklebih dari 10 menit, singkat juga. batin gue "whatever! gue mau pulang mau nonton episode terakhir dongyi"

mungkin gue mengacaukan wawancara hari ini, tapi ya sutralah. pulang guelangsung browsing soal copy writing di majalah. ternyata hanya 1 atau 2 yang membahas copy wrter di majalah. memang bagian itu gak populer thooo .  ga ada hal yang aneh dengan yang gue baca, masih gue anggap ya nulis begituan lahhhh seperti tips, artikel kecil, komik, headcopy atau semacamnya. gue cuma lupa aja istilah kata2nya. dan tentunya gue tau banget jobdesk dr pekerjaan itu seperti apa.

yang pasti ini gue jadiin pengalaman dan pembelajaran buat gue dimanapersiapan interview itu penting banget, walaupun kita sudah berkali kali melaluinya bahkan orang yg sangat ahli pun, karna di interview dia belum bisa mempromosikan dirinya, bisa jadi memberikan pertimbangan yang buruk buat perusahaan yang mau merekrut.


No comments:

Post a Comment